Medan, dahsyatnews.com/ – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 14 titik panas (hotspot) yang tersebar di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Senin (2/2/2026). Dari pemantauan tersebut, enam kabupaten/kota teridentifikasi, termasuk Kota Medan.
Prakirawan BBMKG Wilayah I, Putri Diana, menyampaikan bahwa sebaran titik panas itu menjadi perhatian karena berpotensi memicu kebakaran lahan dan hutan jika tidak diantisipasi.
“Berdasarkan pantauan satelit, terdapat 14 titik panas di wilayah Sumatera Utara hari ini,” ujarnya.
Adapun wilayah yang terpantau memiliki titik panas meliputi Kabupaten Batubara, Karo, Nias Utara, Padang Lawas Utara, Tapanuli Utara, serta Kota Medan.
Suhu Capai 32 Derajat, Hujan Masih Berpotensi
BMKG juga memprakirakan suhu udara di Sumut berkisar antara 14 hingga 32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan mencapai 70–100 persen. Sementara kecepatan angin diperkirakan berada pada kisaran 3–12 kilometer per jam.
Meski titik panas terpantau, BMKG menyebut potensi hujan masih terjadi di sejumlah daerah. Pada siang hari, hujan diperkirakan turun di Dairi, Humbang Hasundutan, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, dan Tapanuli Utara.
Sementara pada malam hari, hujan berpeluang mengguyur wilayah Asahan, Deli Serdang, Binjai, Labuhanbatu, hingga Samosir.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah pesisir barat dan lereng timur Sumatera Utara, yang rawan terdampak cuaca ekstrem.
“Kami mengingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang yang dapat memicu banjir dan longsor di beberapa wilayah Sumut,” pungkas Putri Diana.












