Politik & Pemerintahan

Aksi Nyata Relawan Medan di Aceh Tamiang, Ribuan Bantuan Disalurkan untuk Korban Banjir

4
×

Aksi Nyata Relawan Medan di Aceh Tamiang, Ribuan Bantuan Disalurkan untuk Korban Banjir

Sebarkan artikel ini

Permabudhi Sumut Bersama Lintas Organisasi Kirim 2.440 Paket dan Dukungan Pemulihan Pascabencana

Suasana warga Dusun Al Ihsan menerima paket logistik dari relawan Permabudhi Sumut di lokasi pengungsian pascabanjir, Aceh Tamiang, 2/1/2026. (dahsyatnews.com/Foto: Ist)

ACEH TAMIANG, dahsyatnews.com – Kondisi pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang masih menyisakan dampak berat bagi masyarakat. Di tengah situasi tersebut, bantuan kemanusiaan terus mengalir, termasuk dari Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sumatera Utara yang turun langsung ke lokasi terdampak, Minggu (2/1/2026).

Melalui kolaborasi bersama Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabuddhi) dan Majelis Rohaniawan Tridharma Seluruh Indonesia (Matresia) Sumut, sebanyak 2.440 paket bantuan disalurkan kepada warga. Bantuan tersebut menyasar wilayah Dusun Al Ihsan, Desa Kota Lintang Bawah, dan Desa Kampung Durian di Kecamatan Rantau.

Selain paket logistik, bantuan juga mencakup 1.000 Alquran, perlengkapan sekolah, serta 1.000 dus air mineral. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak banjir besar sejak akhir November hingga Desember 2025.

Ketua Permabudhi Sumut, Wong Chun Sen, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang menekankan nilai kebersamaan. “Masih banyak warga yang harus tinggal di tenda pengungsian setelah kehilangan rumah dan mata pencaharian. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban mereka,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa gerakan bertajuk Relawan Medan Bergerak menjadi simbol solidaritas lintas iman dalam membantu sesama tanpa melihat perbedaan latar belakang.

Perjalanan relawan dari Medan menuju lokasi bencana turut melibatkan berbagai pihak. Setibanya di Aceh Tamiang, tim bergabung dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), unsur TNI, relawan kemanusiaan, serta dukungan dari para donatur. Distribusi bantuan dilakukan dengan pengawalan Polisi Militer TNI guna memastikan keamanan dan kelancaran proses di lapangan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kerusakan akibat banjir dan longsor masih terlihat di sejumlah titik. Banyak rumah warga yang mengalami kerusakan berat, sehingga belum dapat ditempati. Pemerintah daerah masih mengupayakan penyediaan tenda darurat sebagai tempat tinggal sementara bagi para korban.

Salah seorang warga Dusun Al Ihsan, Padlun, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan para relawan. “Kami bersyukur atas kepedulian yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” katanya.

Tidak hanya menyalurkan bantuan, relawan juga memberikan dukungan psikologis kepada anak-anak pengungsi melalui kegiatan sederhana seperti bernyanyi dan bermain bersama. Upaya ini dilakukan untuk membantu mengurangi trauma akibat bencana yang dialami.

Apresiasi turut disampaikan tokoh masyarakat Aceh Tamiang, Datuk Ibrahim Johar. Ia menilai kehadiran relawan membawa manfaat besar bagi warga. “Bantuan ini sangat membantu warga kami. Semoga kebaikan ini dibalas dengan keberkahan,” ujarnya.

Ke depan, Permabudhi Sumut berharap aksi kemanusiaan ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap korban bencana, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan guna mengurangi risiko bencana serupa.

Adapun sejumlah pengurus dan relawan yang terlibat dalam kegiatan ini di antaranya Dr. Darmawan Yusuf, SH., SE., M.Pd., MH, Hendra Loei, Yenny, Effendy Johan, Rajin Coa, Jun Chai selaku penasehat hukum Permabudhi Sumut, serta Kendro, Asun, Aping, dan Rudi Hartono, S.Kom.