Berita Utama & HeadlineHukum & KriminalKabar

Begal Pembunuh Tukang Ojek Belawan Diringkus, Polisi Lumpuhkan dengan Tembakan

1
×

Begal Pembunuh Tukang Ojek Belawan Diringkus, Polisi Lumpuhkan dengan Tembakan

Sebarkan artikel ini

MR berperan melempar balok kayu ke arah kepala korban hingga terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Tersangka MR (21) saat berada di Rumah Sakit Bhayangkara Medan pada Minggu (1/2/2026). (dahsyatnews.com/ Dok Polres Pelabuhan Belawan)

Medan, dahsyatnews.com/ – Kepolisian akhirnya meringkus satu dari tujuh pelaku pembegalan yang menewaskan tukang ojek Iman Kurnia Abadi (45) di kawasan Kampung Kurnia, Kecamatan Medan Belawan. Pelaku berinisial MR (21) terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki karena melakukan perlawanan saat ditangkap.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo menjelaskan, MR diamankan aparat pada Minggu (1/2/2026) dini hari di wilayah Kelurahan Belawan Bahari.

“Pelaku berhasil kami tangkap dini hari. Karena berusaha melawan petugas, kami melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kakinya,” ujar Agus dalam keterangannya.

Dari hasil pemeriksaan, MR mengakui terlibat dalam aksi pembegalan bersama enam pelaku lainnya yang kini masih buron. Dalam kejadian tersebut, MR berperan melempar balok kayu ke arah kepala korban hingga terjatuh dan tidak sadarkan diri.

“Korban terjatuh setelah dipukul. Karena melihat korban tak bergerak, para pelaku panik dan melarikan diri. Motif awalnya memang untuk membegal,” kata Agus.

Polisi juga mengungkapkan bahwa MR merupakan residivis yang kerap terlibat dalam berbagai tindak kriminal, mulai dari perusakan kaca truk, pencurian sepeda motor, pembakaran, hingga pengrusakan fasilitas umum. Saat ini, kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya.

Korban Koma hingga Meninggal Dunia

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu (9/7/2025) sekitar pukul 03.30 WIB, saat korban baru selesai mengantar penumpang. Saat itu, Iman tidak mengenakan helm dan menjadi sasaran komplotan begal.

Akibat hantaman balok kayu, korban mengalami pendarahan hebat di kepala serta patah tulang bahu. Motor korban gagal dibawa kabur setelah warga sekitar berdatangan dan memberikan pertolongan.

Istri korban, Sriana (42), mengungkapkan bahwa awalnya warga mengira suaminya mengalami kecelakaan tunggal. Namun rekaman kamera pengawas kemudian memperlihatkan korban diserang sekelompok pelaku.

“Sejak kejadian itu suami saya tidak sadarkan diri. Sampai meninggal, dia tidak pernah siuman,” ujar Sriana dengan suara bergetar.

Setelah menjalani perawatan selama tiga hari dua malam, Iman Kurnia Abadi dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (11/7/2025) di RSU Bina Kasih Medan.