Wong Soroti Jejak Sejarah Tamil di Medan
Wong menyambut baik kunjungan panitia tersebut. Ia menilai keberadaan masyarakat Tamil memiliki keterkaitan dengan perjalanan sejarah Kota Medan, termasuk perkembangan Buddhadharma di kalangan masyarakat Tamil.
Ia menyebut perkembangan gerakan Buddhis di lingkungan etnis Tamil di Medan telah berlangsung sejak sekitar 1930, salah satunya dikaitkan dengan bantuan Ayothi Das Pandithar dari India.
Sekitar dua dekade kemudian, komunitas tersebut mulai membangun tempat ibadah yang kemudian berkembang hingga berdirinya Wihara Loka Shanti sebagai salah satu tempat ibadah umat Buddha Tamil di Kota Medan.
“Etnis Tamil pada zaman dahulu merupakan salah satu pusat perkembangan Buddhadharma. Bodhidharma atau Damo Zushi, pendiri tradisi Chan, juga dikenal berasal dari Kanci, Tamil Nadu,” kata Wong.
Menurut Wong, masyarakat asal Tamil Nadu, India, telah lama menjadi bagian dari kehidupan sosial Kota Medan dan berbaur dengan berbagai kelompok masyarakat.
Ia juga mengaitkan perjalanan komunitas tersebut dengan kawasan yang dahulu dikenal sebagai Kampung Keling dan kini lebih dikenal sebagai kawasan Little India.
Di kawasan tersebut, kata Wong, terdapat komunitas keturunan India yang mayoritas memeluk agama Hindu. Salah satu peninggalan yang dikenal masyarakat adalah Kuil Shri Mariamman yang menjadi bagian dari sejarah perkembangan komunitas India di Kota Medan.
Selain tempat ibadah Hindu, Kota Medan juga memiliki sejumlah vihara yang menjadi bagian dari keragaman kehidupan keagamaan masyarakat.












