Buyung, salah seorang penarik becak dayung, mengatakan dirinya bahkan belum memperoleh penumpang hingga siang ketika menerima bantuan tersebut. Kondisi itu semakin berat karena harus berhadapan dengan persaingan dari keberadaan becak bermesin.
” Alhamdulillah Terimakasih ya.. Pak, semoga keluarga pak Pembina KSJ H.Ikhwan Lubis senantiasa ditambahkan rezekinya dan selalu dalam lindungan Allah SWT” , ungkap Pak Buyung penarik becak dayung saat menerima sedekah beras dari KSJ yang kala itu ia mengaku hingga siang ini belum ada mendapatkan penumpang becak dayungnya ditengah banyaknya persaingan becak mesin.
Dari kawasan Pulau Brayan, aksi sosial tersebut bergerak menuju Jalan Krakatau Medan. Di sana, tim bertemu seorang ibu bersama anaknya yang sedang berusaha mendapatkan penghasilan dengan menjual balon di pinggir jalan.
Kondisi keluarga tersebut turut menjadi perhatian karena balon yang mereka jajakan disebut belum mendapatkan pembeli ketika bantuan datang. Karung beras yang diterima pun disambut dengan ekspresi bahagia.
Bantuan kemudian diteruskan kepada Iskandar Syam, pemulung barang bekas yang menggunakan sepeda untuk menjalankan pekerjaannya di kawasan Jalan Brayan Kota Medan.
Iskandar menyampaikan apresiasi kepada KSJ dan H. Ikhwan Lubis karena bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian yang diterimanya. Ia juga mengungkapkan bahwa selama ini dirinya belum memperoleh bantuan pemerintah, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) maupun program bantuan lainnya.












