” Baru bantuan beras dari KSJ inilah yang saya terima, kalo bantuan dari Pemerintah saya belum ada menerima padahal kemarin ada bantuan 3 goni beras bagi warga miskin di kota Medan”, keluh Pak Iskandari sembari memeluk senang bantuan beras dari KSJ tersebut.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari aktivitas sosial rutin Tim Jurnalis KSJ yang kembali bergerak menyambangi warga yang dinilai membutuhkan bantuan secara langsung. Sasaran kegiatan tidak hanya warga lanjut usia, tetapi juga janda, anak yatim serta pekerja duafa yang tetap beraktivitas di jalanan untuk mempertahankan kehidupan keluarga.
Dalam pelaksanaannya, tim yang dikoordinatori Boim bersama para relawan jurnalis Medan menyisir sejumlah titik, mulai dari Jalan KL Yos Sudarso kawasan Glugur, Pulau Brayan, Jalan Krakatau hingga Mabar, Kecamatan Medan Deli.
Pilihan lokasi tersebut diarahkan kepada kelompok masyarakat yang sehari-hari menggantungkan pendapatan dari pekerjaan informal. Pemulung, penarik becak dayung, penjahit sepatu dan penjual balon merupakan sebagian warga yang ditemui dalam kegiatan sedekah Jumat tersebut.
Bagi KSJ, perhatian terhadap kelompok tersebut diperlukan karena sebagian pekerja jalanan berada dalam kondisi ekonomi yang tidak menentu. Pendapatan harian mereka sangat bergantung pada situasi di lapangan, sementara kebutuhan rumah tangga harus tetap dipenuhi.
Pembina sekaligus pendiri KSJ, H. Ikhwan Lubis SH MH, mengingatkan para relawan agar bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia menekankan bahwa kegiatan sosial tidak semata-mata berkaitan dengan keberadaan organisasi, tetapi juga menyangkut kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang berada dalam kondisi rentan.












