MEDAN, dahsyatnews.com – Ketua Tim Advokasi Hukum PASTI Bobby Sumut, Dr. M. Sa’i, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat pada peringatan Hari Guru Nasional yang jatuh pada Selasa, 25 November 2025. Ia menilai Hari Guru sebagai momentum penting untuk memperkuat kembali penghormatan terhadap profesi pendidik yang menjadi pilar utama pembangunan bangsa.
Dalam pernyataannya, Dr. Sa’i yang pernah menjadi bagian dari Tim Hukum Pemenangan Prabowo–Gibran pada Pilpres 2024–2029 menyebut bahwa guru merupakan fondasi lahirnya generasi unggul, berdaya saing, serta berkarakter. “Setiap keberhasilan bangsa selalu dimulai dari ruang kelas dan dari bimbingan para guru,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa guru berperan sebagai cahaya pertama dalam perjalanan masa depan anak bangsa, tidak hanya mengajarkan ilmu tetapi juga membentuk moral, mental, dan pola pikir siswa. “Guru adalah penerang kehidupan. Mereka memberikan cahaya yang tidak pernah padam,” kata Dr. Sa’i dalam kutipan langsungnya.
Putra sulung dari Almarhum H.M. Imballo Rangkuti, S.H. dan Almarhumah Dra. Nurlina Nasution itu juga mengungkapkan memiliki ikatan emosional dengan dunia pendidikan. Ia menjelaskan bahwa kedua orang tuanya selalu menjunjung tinggi nilai keilmuan dan budi pekerti, sehingga membentuk pandangannya bahwa pendidikan merupakan pondasi utama peradaban.
Dr. Sa’i yang merupakan alumni S1 Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), S2 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), dan S3 Universitas Prima Indonesia (UNPRI) juga mengatakan bahwa tantangan guru saat ini semakin kompleks, terutama di era digital yang menuntut inovasi lebih cepat. Meski demikian, ia meyakini guru Indonesia mampu beradaptasi dan berkembang dalam sistem pembelajaran modern tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter.
Ia turut mengajak masyarakat, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memberi perhatian lebih pada perlindungan profesi serta kesejahteraan guru. Menurutnya, negara harus hadir memberi rasa aman dan nyaman bagi para pendidik yang mengabdikan diri di seluruh pelosok Nusantara.
Sejalan dengan kiprahnya, Dr. Sa’i kembali menegaskan pentingnya penerapan Restorative Justice dalam penyelesaian persoalan di lingkungan pendidikan. Ia menyatakan bahwa pendekatan humanis dan damai tersebut sejalan dengan program Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution – Surya, sekaligus menjadi bentuk dukungannya sebagai relawan Tim Advokasi Hukum.
“Restoratif Justice sangat relevan dengan dunia pendidikan. Guru mengajarkan dialog, kedamaian, dan penyelesaian masalah secara beradab. Pendekatan ini harus menjadi budaya dalam setiap persoalan yang melibatkan siswa, sekolah, dan masyarakat,” jelasnya.
Dr. Sa’i berharap para guru di seluruh Indonesia terus menjaga integritas, idealisme, dan semangat pengabdian meski menghadapi berbagai tekanan. Ia menilai guru sebagai pilar pembentuk Sumber Daya Manusia Sumatera Utara dan nasional yang bermartabat serta berdaya saing global.
Menutup pernyataannya, Dr. Sa’i menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh guru di Indonesia. “Selamat Hari Guru Nasional 2025. Terima kasih atas dedikasi tanpa batas, atas cahaya ilmu yang terus menerangi bangsa,” ungkapnya.













