Rico Waas Dorong Pesparani Berkelanjutan
Rico juga menginginkan Pesparani tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat dikembangkan menjadi agenda rutin dan berkelanjutan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Medan dengan LP3KD.
Ia menilai Pesparani memiliki ruang yang luas untuk mengembangkan kemampuan seni, paduan suara dan berbagai talenta umat Katolik.
“Di dalam Pesparani ada kesenian, ada paduan suara. Kita bicara kualitas, Pesparani pasti luar biasa. Kita memiliki talenta-talenta tersebut. Kami berharap siapa pun yang lolos mewakili Sumut di tingkat nasional bisa mengharumkan nama daerah,” katanya.
Pemko Medan, lanjut Rico, juga terbuka memberikan dukungan terhadap kebutuhan LP3KD, terutama dalam menjalankan program pembinaan maupun persiapan kontingen.
“Bila ada yang dibutuhkan, tolong sampaikan kepada kami,” tegasnya.
Antonius Siapkan Program Pembinaan
Ketua LP3KD Kota Medan periode 2025-2030 Antonius Devolis Tumanggor menyebut pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi dalam menjalankan tugas pembinaan dan pengembangan Pesparani di Kota Medan.
Antonius mengapresiasi dukungan Pemko Medan, termasuk komitmen terkait pemberangkatan kontingen untuk mengikuti Pesparani di tingkat nasional.
“Wali Kota Medan juga akan membuka slot ASN guru agama Katolik di Kota Medan. Mari kita bergandengan tangan membesarkan LP3KD Kota Medan. Kita akan membuat program-program besar ke depan agar para pastor tersenyum ria,” ucap Antonius.
Antusiasme peserta juga menjadi perhatian Antonius. Ia mengaku terharu melihat semangat peserta yang mengikuti Pesparani karena mengingatkannya pada pengalaman sekitar 21 tahun lalu saat dirinya menjadi bagian dari paduan suara.
“Tadi saya sempat mengeluarkan air mata melihat semangat para peserta,” kenangnya.
Sementara itu, Ketua LP3KD demisioner periode 2020-2025 Pastor Beno Olakage menyampaikan apresiasi terhadap perhatian dan keterlibatan Pemko Medan dalam pembinaan umat Katolik.
“Semua program kegiatan Pemko Medan yang mendatangkan kebaikan, kami dukung. Harapan kami, Pak Wali Kota Medan tidak dikecewakan. Kepada para pengurus baru, selamat bertugas. Jagalah persatuan sesama pengurus LP3KD Kota Medan,” pesannya.
Vikep Kevikepan Medan Katedral dan Hayam Wuruk Pastor Sampang Tumanggor menegaskan, pengukuhan pengurus LP3KD bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut menjadi awal tanggung jawab pelayanan untuk menggerakkan berbagai potensi umat Katolik di Kota Medan.












