“Kami berharap bantuan ini tidak berhenti pada serah terima alat, tetapi terus berlanjut dalam bentuk peningkatan kapasitas pengurus, kemudahan syiar keagamaan, dan kemandirian dalam mengelola sarana ibadah,” jelasnya.
Harris menambahkan, tim PKM Polmed tetap membuka komunikasi dengan pihak mitra setelah kegiatan berlangsung. Pendampingan lanjutan, termasuk terkait pengaturan sistem audio, menjadi bagian dari upaya agar perangkat dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan pada berbagai kegiatan ibadah.
Program tersebut sekaligus memperlihatkan peran perguruan tinggi dalam menghubungkan kegiatan akademik dengan kebutuhan masyarakat. Melalui pengabdian kepada masyarakat, fasilitas yang diberikan diharapkan tidak hanya dapat digunakan dalam jangka pendek, tetapi juga menunjang aktivitas sosial dan keagamaan warga secara berkelanjutan.












