Berita Utama & Headline

Ketua DPRD Medan Minta Polisi Usut Tuntas Dugaan Pembacokan Warga Sunggal

6
×

Ketua DPRD Medan Minta Polisi Usut Tuntas Dugaan Pembacokan Warga Sunggal

Sebarkan artikel ini

Wong Chun Sen menekankan pentingnya penanganan yang cepat, profesional, dan terbuka dalam kasus yang menyebabkan seorang pedagang mengalami luka serius hingga kehilangan mata pencaharian.

Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen mengimbau aparat kepolisian mempercepat pengungkapan kasus dugaan pembacokan terhadap Erwin Dani Sinaga di Kota Medan, Selasa (14/4/2026). (dahsyatnews.com/Foto: Ist).

Medan, dahsyatnews.com – Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B, meminta aparat Kepolisian Sektor Sunggal untuk mengoptimalkan penanganan kasus dugaan pembacokan yang menimpa Erwin Dani Sinaga (57), warga Dusun II Gang Family, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 06.30 WIB itu mengakibatkan korban mengalami luka cukup serius. Berdasarkan informasi yang beredar, insiden tersebut diduga melibatkan seorang terlapor yang dikenal dengan panggilan Adit.

Menurut Wong Chun Sen, proses penegakan hukum harus dilakukan secara serius agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum dan rasa aman. Ia menilai aparat penegak hukum perlu bergerak cepat dalam mengungkap fakta-fakta yang berkaitan dengan kasus tersebut.

“Penanganan kasus ini harus dilakukan secara maksimal dan transparan, tangkap pelakunya berkas laporan kan telah lengkap. Kita tidak ingin kejadian serupa terulang kembali, yang dapat meresahkan warga,” tegas Wong saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan WhatsApp, Selasa (14/4/2026) malam pukul 22.07 WIB.

Politisi yang menjabat Ketua DPRD Kota Medan itu juga menyoroti dampak yang dialami korban dan keluarganya setelah kejadian tersebut. Luka yang diderita korban disebut telah mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk pekerjaan yang selama ini menjadi sumber penghasilan keluarga.

“Kita prihatin, akibat kejadian itu, tangan sebelah kiri korban luka serius. Sehingga korban dan istrinya tidak bisa mencari nafkah seperti biasa dengan berjualan nasi di Pasar Kampung Lalang,” katanya.

Selain mendorong percepatan proses penyelidikan, Wong meminta pihak kepolisian memberikan perhatian terhadap keamanan lingkungan sekitar agar masyarakat tetap merasa terlindungi selama proses hukum berlangsung.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif. Menurutnya, keluarga korban maupun warga sekitar sebaiknya memberikan ruang kepada aparat untuk bekerja dan menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

Kasus tindak kekerasan yang terjadi di tengah masyarakat, lanjutnya, harus menjadi perhatian bersama karena dapat menimbulkan rasa khawatir di lingkungan sekitar apabila tidak ditangani secara cepat dan tegas.

Hingga saat ini, pihak Polsek Sunggal masih melakukan pendalaman dan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Aparat kepolisian diharapkan dapat segera mengungkap seluruh rangkaian kejadian serta menindak pihak yang bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Wong menegaskan bahwa kehadiran negara melalui aparat penegak hukum sangat penting untuk memastikan keadilan bagi korban sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses hukum.

Penulis: Hara Oloan
Editor: Elvirahmi Tanjung