Selain itu, Agus Arifin juga mengapresiasi keragaman budaya dan etnis di Sumatera Utara sebagai kekuatan yang mempererat persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. “Bapak-Ibu sekalian, masyarakat Sumatera Utara merupakan masyarakat multi-kultur, multietnis dan kita terbiasa hidup dalam perbedaan. Dan perbedaan itu justru menguatkan kita dan mempersatukan kita dalam bingkai keragaman Bhinneka Tunggal Ika,” ungkap Agus.
Di akhir pidatonya, Agus berharap agar kebersamaan dan keberagaman ini terus dijaga hingga akhir masa kampanye, serta menekankan bahwa hasil pemungutan suara nanti adalah cerminan kehendak rakyat Sumatera Utara. “Adapun hasil dari pilihan kita nantinya di hari pemungutan suara di tanggal 27 November 2024 itu adalah hasil keputusan rakyat, kehendak rakyat,” tegasnya.
Tak lupa, dia mengimbau masyarakat untuk menggunakan hak pilih mereka pada 27 November 2024 dan menentukan pemimpin yang sesuai dengan harapan mereka. “Ayo gunakan hak pilihmu, tentukan pilihanmu, tentukan pemimpinmu. Rakyat memilih, rakyat menentukan,” pungkasnya.












