Berita Utama & Headline

Fraksi NasDem DPRD Medan Dorong Reformasi PUD Pasar untuk Maksimalkan Kontribusi PAD

4
×

Fraksi NasDem DPRD Medan Dorong Reformasi PUD Pasar untuk Maksimalkan Kontribusi PAD

Sebarkan artikel ini

Peningkatan tata kelola, profesionalisme manajemen, dan koordinasi dengan lembaga pengawas dinilai penting untuk mengoptimalkan pendapatan dari puluhan pasar milik daerah.

Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Medan Afif Abdillah didampingi Antonius Tumanggor di Kota Medan mengajak Direksi PUD Pasar Kota Medan mengedepankan tata kelola yang profesional, transparan, dan sesuai regulasi, Selasa (14/4/2026). (dahsyatnews.com/Foto: Ist).

Medan, dahsyatnews.com – Fraksi NasDem DPRD Kota Medan menyampaikan dukungannya terhadap berbagai langkah pembenahan yang dilakukan jajaran Direksi PUD Pasar Kota Medan. Kebijakan yang dijalankan perusahaan daerah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja usaha sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Medan, Afif Abdillah, didampingi Antonius Tumanggor, S.Sos, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (14/4/2026).

Menurut Afif, berbagai keputusan yang diambil manajemen PUD Pasar diyakini telah melalui proses kajian dan pertimbangan yang matang, termasuk memperhatikan berbagai masukan serta hasil pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Karena itu, pihaknya mengajak seluruh pihak memberikan ruang bagi manajemen untuk menjalankan program perbaikan yang telah dirancang.

“Kita sangat mendukung sepenuhnya langkah-langkah yang diambil oleh manajemen PUD Pasar Kota Medan untuk peningkatan PAD dan perbaikan manajemen,” katanya.

Afif menilai potensi pasar-pasar tradisional yang dikelola pemerintah daerah masih sangat besar untuk dikembangkan. Dengan jumlah 53 pasar yang tersebar di berbagai wilayah Kota Medan, kontribusi terhadap pendapatan daerah seharusnya dapat terus ditingkatkan melalui tata kelola yang lebih efektif dan profesional.

“Kita yakin dengan manajamen yang baik dan profesional maka target PAD dari PUD Pasar akan tercapai. Saat ini dari 53 pasar yang kita punya, pendapatannya masih bisa dikatakan terlalu kecil dan tidak layak,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pembenahan sistem pengelolaan pasar tidak hanya berkaitan dengan peningkatan pendapatan, tetapi juga menyangkut kualitas pelayanan kepada pedagang dan masyarakat. Oleh sebab itu, setiap program yang dijalankan perlu berorientasi pada efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.

Sementara itu, Antonius Tumanggor menyoroti salah satu kebijakan yang sempat menjadi perhatian publik, yakni pergantian vendor atau mitra kerja di lingkungan PUD Pasar. Menurutnya, perubahan dalam sistem manajemen merupakan hal yang lumrah dilakukan selama bertujuan meningkatkan kinerja perusahaan.

Namun demikian, Antonius mengingatkan agar setiap perubahan tetap dilakukan secara terbuka dan komunikatif guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat maupun para pihak yang berkepentingan.

“Kami meminta, merubah manajemen yang lama dan menciptakan manajemen yang baru itu harus dilakukan dengan mengedepankan komunikasi. Dirut sekarang kami yakin memang sangat ingin memperbaiki manajemen,” pungkasnya.

Selain mendukung program pembenahan internal, Fraksi NasDem juga mendorong direksi PUD Pasar untuk terus berkoordinasi dengan berbagai lembaga terkait dalam setiap penyusunan maupun pelaksanaan kebijakan strategis. Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh program berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

“Berkonsultasi dengan stakeholder terkait itu tentu perlu untuk memastikan bahwa rencana dan kebijakan di PUD pasar tidak melanggar regulasi,” tegasnya.

Fraksi NasDem berharap upaya pembenahan yang dilakukan saat ini dapat menghasilkan perubahan nyata dalam pengelolaan pasar daerah. Dengan manajemen yang lebih modern, transparan, dan profesional, PUD Pasar diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap PAD Kota Medan.

Penulis: Hara Oloan
Editor: Elvirahmi Tanjung