Hukum

Lima Remaja Diamankan di Asahan, Sajam Diduga Disiapkan untuk Tawuran

×

Lima Remaja Diamankan di Asahan, Sajam Diduga Disiapkan untuk Tawuran

Sebarkan artikel ini

Patroli KRYD menyisir sejumlah titik rawan hingga dini hari. Polisi menemukan celurit, parang, belati dan sajam modifikasi saat mengamankan kelompok remaja.

Personel Polres Asahan mengamankan lima remaja beserta sejumlah senjata tajam dalam patroli KRYD untuk mencegah tawuran dan kejahatan jalanan di wilayah Kota Kisaran, Kamis (10/9/2026) dini hari. (Ist)

Sajam Beragam Diamankan Polisi

Hasil penyisiran tersebut membawa petugas kepada lima remaja yang kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolres Asahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam proses pengamanan, polisi juga menemukan sejumlah senjata tajam yang diduga berkaitan dengan rencana aksi tawuran.

Barang yang diamankan terdiri atas celurit berukuran panjang, parang/pedang, pisau belati, serta senjata tajam modifikasi berbentuk gergaji berkait yang dipasang pada ujung galah atau tongkat panjang.

Temuan tersebut menjadi perhatian polisi karena keberadaan berbagai jenis senjata tajam pada kelompok remaja dapat meningkatkan risiko terjadinya kekerasan apabila digunakan dalam aksi tawuran.

Kepolisian selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap kelima remaja tersebut untuk mengetahui secara lebih jelas asal-usul senjata, tujuan penggunaannya serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Kapolres Tekankan Pencegahan

Kapolres Asahan menegaskan bahwa pelaksanaan KRYD tidak hanya diarahkan pada tindakan penegakan hukum. Kehadiran polisi di lapangan juga dimaksudkan untuk melakukan pencegahan, memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurutnya, langkah antisipasi perlu dilakukan sedini mungkin agar aktivitas yang berpotensi mengarah pada tawuran maupun kejahatan jalanan tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

“Kehadiran kita harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Jaga sikap, etika dan keselamatan dalam bertugas. Kita cegah gangguan Kamtibmas sedini mungkin,” pesan Kapolres.

Polres Asahan juga mengingatkan para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan anak-anak, khususnya ketika berada di luar rumah pada malam hingga dini hari.

Kepolisian menilai keterlibatan keluarga menjadi salah satu unsur penting dalam mencegah anak dan remaja terjerumus dalam tawuran, geng motor maupun tindak kriminal lainnya.

Kegiatan KRYD berakhir sekitar pukul 03.18 WIB dalam kondisi aman dan kondusif.

Polres Asahan memastikan kegiatan patroli serupa akan terus dilakukan sebagai langkah menjaga keamanan wilayah. Pendekatan persuasif dan humanis tetap dikedepankan, namun tindakan tegas akan dilakukan apabila petugas menemukan pelanggaran atau tindak pidana.