Sementara itu, Wali Kota Medan, Rico Waas, mengimbau para remaja agar tidak melakukan konvoi asmara subuh, apalagi jika disertai aksi kebut-kebutan atau balapan liar. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berisiko tinggi bagi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Saya meminta seluruh jajaran Pemko Medan, termasuk Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Dinas Perhubungan, untuk bekerja sama dalam mengawasi dan mencegah aksi konvoi asmara subuh. Kita harus membimbing para remaja agar tidak melakukan aktivitas sia-sia yang dapat merugikan mereka sendiri,” jelas Rico Waas.
Rico Waas juga menekankan pentingnya pendekatan persuasif dan kekeluargaan dalam menangani anak-anak muda yang terlibat dalam konvoi asmara subuh. “Mereka adalah bagian dari keluarga besar Kota Medan. Tugas kita bukan hanya menindak, tetapi juga merangkul dan membimbing mereka ke arah yang lebih positif,” tambahnya.
Dalam patroli keliling kota, rombongan yang dipimpin Wali Kota Medan dan Ketua DPRD Medan memulai perjalanan dari Jalan Ring Road Gagak Hitam, kemudian melintasi Jalan Kasuari, Jalan Rajawali, hingga masuk ke Jalan Sunggal. Selanjutnya, mereka bergerak ke Jalan Setia Budi, melintasi Jalan Kenanga Raya, dan kembali ke Jalan Gagak Hitam/Ring Road. Perjalanan patroli berakhir di persimpangan Jalan Gatot Subroto, tepatnya di kawasan Mall Manhattan, sebelum kembali ke titik awal di parkiran pusat perbelanjaan.












