Tiga Tim Al Ulum Medan Torehkan Prestasi Gemilang
Tak hanya PEPPERDERM, dua tim lain dari sekolah yang sama juga sukses membawa pulang medali emas.
Tim DECERTO, yang diketuai Thoriq Ziyad Daulay, menyabet emas di kategori IT and Robotics dengan karya smartwatch pendeteksi kecurangan ujian.
Sementara tim BIOCOAT yang diketuai M. Khoirul Gibran juga meraih emas berkat penelitian tentang edible coating dari pektin untuk buah kesemek.
Prestasi luar biasa ini menjadikan SMP Islam Al Ulum Terpadu Medan sebagai salah satu sekolah paling berprestasi di ajang ilmiah internasional tahun ini.
Bangga Harumkan Nama Medan dan Indonesia
Wakil Ketua DPRD Medan, Zulkarnaen SKM, mengaku tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian putrinya.
“Alhamdulillah, Shakila berhasil meraih emas di ajang internasional. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi, mengharumkan nama sekolah, daerah, bangsa, dan tentu saja keluarga,” ujarnya penuh rasa syukur, Jumat (26/09/2025).
Sementara itu, pembina ekskul Karya Ilmiah Remaja (KIR) SMP Islam Al Ulum Terpadu Medan, Dina Mariana, S.Pd, mengatakan bahwa prestasi ini menjadi bukti bahwa pelajar Medan mampu bersaing di level global.
“Sayangnya, masih banyak sekolah yang belum mengikutsertakan siswanya dalam ajang penelitian internasional seperti ini. Padahal, kegiatan semacam ini sangat penting untuk membentuk pola pikir kritis dan menumbuhkan calon ilmuwan muda,” terangnya.
Dina berharap, semangat Shakila dan kawan-kawan dapat menginspirasi siswa lain di Medan.
“Mudah-mudahan langkah para siswa ini berlanjut hingga ke jenjang SMA dan perguruan tinggi nanti,” pungkasnya.












