Beberapa armada dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan dikerahkan ke lokasi untuk mengatasi kebakaran. Petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya akses jalan menuju pusat pasar yang relatif sempit, lapak pedagang yang masih berdiri di bahu jalan, serta banyaknya warga yang memadati lokasi.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, api berhasil dikendalikan. Petugas melanjutkan proses pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru. Hingga berita ini diturunkan, aparat masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran.
Informasi awal yang berkembang di lapangan mengarah pada dugaan hubungan arus pendek (korsleting) listrik dari salah satu ruko. Namun, kesimpulan resmi masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Tidak terdapat laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, kerugian materiil diperkirakan mencapai miliaran rupiah karena bangunan dan isi ruko tidak dapat diselamatkan.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat Pasar Pajak Pekong merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi warga Pekan Labuhan. Pemerintah setempat dijadwalkan melakukan pendataan lanjutan terhadap pedagang terdampak sekaligus mengevaluasi sistem kelistrikan dan tata kelola pasar, terutama menjelang meningkatnya intensitas perdagangan selama Ramadan.












