Sumatera Utara

Remaja Diduga Siapkan Tawuran di Karo Diamankan, Polisi Temukan Senjata Tajam dan Botol Berisi BBM

×

Remaja Diduga Siapkan Tawuran di Karo Diamankan, Polisi Temukan Senjata Tajam dan Botol Berisi BBM

Sebarkan artikel ini

Enam remaja diamankan setelah petugas melakukan penyisiran di Desa Surbakti, Kecamatan Simpang Empat. Polisi turut menemukan pisau, tiga senjata tajam, serta tiga botol berisi bahan bakar yang diduga akan digunakan sebagai bom molotov.

Pengamanan terhadap sejumlah remaja yang diduga hendak melakukan tawuran dilakukan personel Polsek Simpang Empat di Desa Surbakti, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, bersama barang bukti yang ditemukan, Sabtu (19/9/2026). (dahsyatnews.com/Foto: Ist).

KARO, dahsyatnews.com — Upaya sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan tawuran di wilayah Desa Surbakti, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, berhasil dicegah polisi. Enam remaja diamankan bersama sejumlah senjata tajam dan tiga botol berisi bahan bakar yang diduga berkaitan dengan persiapan aksi tersebut, Sabtu (19/9/2026) malam.

Pengamanan dilakukan setelah aparat menerima laporan mengenai aktivitas sekelompok pemuda yang dinilai meresahkan warga. Informasi itu disampaikan Sekretaris Desa (Sekdes) Surbakti kepada Kapolsek Simpang Empat AKP Poltak Hamonangan, S.H., sekitar pukul 22.00 WIB.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek bersama personelnya bergerak menuju Desa Surbakti untuk melakukan pemeriksaan dan pemantauan terhadap kelompok yang dimaksud.

Ketika petugas tiba di sekitar gapura desa, sekelompok remaja terlihat berada di lokasi. Namun, kedatangan mobil patroli membuat mereka berhamburan dan melarikan diri. Polisi kemudian melakukan pengejaran, meski sebagian remaja berhasil lolos dari pantauan petugas.

Tidak berhenti di situ, polisi kembali memperoleh informasi bahwa kelompok tersebut bergerak meninggalkan Desa Surbakti dengan menggunakan sejumlah sepeda motor serta satu unit Suzuki Katana.

Personel selanjutnya melakukan penyisiran terhadap jalur yang diduga dilalui kelompok tersebut. Kendaraan yang dicari akhirnya ditemukan di depan Gudang Wartel Direksi Rio.

Kapolsek Simpang Empat AKP Poltak Hamonangan mengatakan sejumlah remaja berusaha melarikan diri ketika petugas tiba. Namun, beberapa di antaranya tidak sempat keluar dari kendaraan.

“Begitu melihat kehadiran petugas, beberapa remaja langsung melarikan diri. Namun, beberapa lainnya berhasil diamankan di dalam mobil karena tidak sempat melarikan diri,” ujar Kapolsek Simpang Empat AKP Poltak Hamonangan, S.H.

Dari pemeriksaan awal terhadap kendaraan, polisi menemukan satu bilah pisau jenis tumbuk lada. Senjata tersebut memiliki gagang kayu dan sarung berwarna hitam.

Petugas juga menemukan tiga botol yang berisi kain serta bahan bakar Pertalite. Benda tersebut diduga dipersiapkan untuk digunakan sebagai bom molotov.

Selain barang yang ditemukan polisi di dalam kendaraan, sejumlah senjata tajam lainnya sebelumnya telah diamankan Sekdes bersama warga. Senjata tersebut terdiri atas tiga bilah dengan jenis samurai, celurit dan parang.

Enam remaja yang diamankan masing-masing berinisial RS (17), BT (18), JG (17), RRP (17), RP (18) dan RS (17). Mereka diketahui masih berstatus pelajar dan berasal dari beberapa wilayah, di antaranya Kecamatan Simpang Empat, Berastagi dan Kecamatan Merdeka.

Salah satu dari enam remaja tersebut diketahui berperan sebagai pengemudi Suzuki Katana yang digunakan rombongan.

Setelah seluruh remaja diamankan, mereka bersama barang bukti kemudian diserahkan kepada Polres Karo untuk menjalani pemeriksaan dan proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Polsek Simpang Empat menyebut pengamanan tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Kegiatan itu diarahkan untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk tindak pidana 3C serta aksi tawuran.

Kapolsek menegaskan patroli dan pemantauan akan terus dilakukan di wilayah hukumnya sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan kamtibmas.

“Personel terus melaksanakan patroli dan pemantauan untuk mengantisipasi aksi tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya,” pungkasnya.