Dalam kondisi tergeletak di tanah, Bripka Bagus langsung ditembak di bagian dada kanan, tepat di dekat sendi lengan. Peluru masih bersarang di tubuhnya, dan ia kini menjalani perawatan intensif di RS Haji Medan.
Kapolresta Deli Serdang, KBP Raphael Sandy Cahya Priambodo, membenarkan kejadian tersebut.
“Pelaku yang kami tangkap adalah warga sipil yang menembak polisi. Setelah menembak, bandar narkoba yang seharusnya ditangkap berhasil melarikan diri,” jelasnya.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa 9 gram sabu.
Kapolda Sumut: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku Narkoba
Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto memastikan bahwa pihaknya tengah menyelidiki kasus ini lebih lanjut.
“Anggota saya ditembak ketika hendak menangkap bandar narkoba. Dia ditembak di bagian dada dan kini masih dirawat di rumah sakit,” ujar Irjen Whisnu.
Mantan Dirtipideksus Bareskrim Polri itu menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi celah bagi pelaku narkoba.
“Pemberantasan narkoba adalah prioritas kami. Tidak ada ruang bagi bandar dan jaringan narkoba di Sumatera Utara,” tegasnya.












