Kemudian, Hadi Suhendra juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan agar terus menyosialisasikan pentingnya penerapan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk siswa-siswa sekolah di Kota Medan.
“Anak-anak kita di sekolah harus diajarkan pentingnya menerapkan PHBS. Bila ada siswa yang mengalami demam, flu ataupun gejala lainnya yang mengarah pada gejala-gejala HMPV, maka sebaiknya segera diperiksakan ke fasilitas pelayanan kesehatan dan beristirahat di rumah,” tuturnya.
Hadi Suhendra berharap, setiap OPD terkait di lingkungan Pemko Medan dapat berkolaborasi, baik di tingkat internal maupun eksternal Pemko Medan dalam mencegah masuknya HMPV ke Kota Medan.
“Jangan ada kelalaian yang membuat virus tersebut bisa masuk ke Kota Medan. Saat ini, Pemko Medan dan DPRD Kota Medan terus berupaya untuk melakukan percepatan pembangunan. Kita berharap, tidak ada hal-hal yang dapat menghalangi percepatan pembangunan di Kota Medan,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan memastikan bahwa hingga saat ini belum ada kasus HMPV ditemukan di Kota Medan. Meskipun Kemenkes RI mengumumkan bahwa kasus HMPV telah ditemukan di Indonesia, namun Kota Medan masih aman dari virus tersebut.












