Berita Utama & Headline

DPRD Medan Sambut Serdik Sespimmen Polri, Bahas Strategi Menjaga Stabilitas Harga Pangan

8
×

DPRD Medan Sambut Serdik Sespimmen Polri, Bahas Strategi Menjaga Stabilitas Harga Pangan

Sebarkan artikel ini

Kunjungan peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-66 menjadi forum pertukaran gagasan terkait penguatan pengawasan pangan dan upaya menjaga ekonomi masyarakat tetap stabil.

Suasana foto bersama Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen Tarigan, Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto, peserta Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-66, serta perwakilan OPD usai kegiatan Kuliah Kerja Profesi di Gedung DPRD Kota Medan. Selasa (19/5/2026). (dahsyatnews.com/Foto: Ist).

Medan, dahsyatnews.com – Upaya menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok dan memperkuat ketahanan pangan menjadi fokus pembahasan dalam kunjungan Kuliah Kerja Profesi (KKP) peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-66 Tahun Anggaran 2026 ke DPRD Kota Medan, Selasa (19/5/2026).

Rombongan yang dipimpin Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto tersebut diterima langsung Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen Tarigan. Kegiatan itu menjadi wadah diskusi antara unsur legislatif, pemerintah daerah, dan kepolisian mengenai langkah-langkah strategis dalam menjaga ketersediaan bahan pokok di tengah dinamika perekonomian.

Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut adalah “Optimalisasi Penguatan Satgas Pangan Polri guna Menstabilkan Harga Bahan Pokok dalam Rangka Terwujudnya Ekonomi Inklusif Masyarakat.” Topik tersebut dinilai memiliki relevansi tinggi karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat dan stabilitas ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Wong menegaskan bahwa persoalan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan barang, tetapi juga menyangkut daya beli masyarakat dan keberlangsungan aktivitas ekonomi. Karena itu, diperlukan kerja sama yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan.

Sebagai lembaga legislatif, DPRD Kota Medan memiliki fungsi pengawasan, penganggaran, dan pembentukan regulasi yang dapat mendukung berbagai kebijakan terkait ketahanan pangan serta pengendalian harga kebutuhan pokok.

Wong menilai keberadaan Satgas Pangan Polri memiliki peran penting dalam memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar serta mencegah berbagai praktik yang dapat mengganggu stabilitas pasar.

“Peran Satgas Pangan sangat penting untuk mengendalikan fluktuasi harga, menindak praktik penimbunan barang, dan memastikan distribusi pangan berjalan baik sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum menjadi salah satu faktor utama dalam menciptakan iklim ekonomi yang sehat dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dengan Polrestabes Medan dalam pengawasan distribusi pangan, baik di pasar tradisional maupun pusat perdagangan lainnya.

Selain pengawasan distribusi, Wong menyoroti pentingnya menjaga ketersediaan stok kebutuhan pokok di pasaran. Ia menilai ketersediaan barang yang memadai menjadi salah satu cara efektif untuk menghindari lonjakan harga yang tidak terkendali.

“Untuk menjaga harga tetap wajar, yang paling penting adalah memastikan stok tidak habis. Kalau persediaan aman, pedagang tidak panik dan konsumen juga merasa tenang,” katanya.

Ia juga mendorong agar Polrestabes Medan bersama Pemerintah Kota Medan secara berkala melakukan pemantauan terhadap kondisi pasar, termasuk sistem distribusi bahan pangan serta fasilitas pendukung kegiatan perdagangan.

Menurut Wong, pasar yang tertata dengan baik dan didukung pengawasan yang optimal akan menciptakan rasa aman bagi masyarakat serta membantu kelancaran aktivitas ekonomi.

“Koordinasi dengan Pemko sangat penting, mulai dari mengecek distribusi pangan hingga kondisi sarana dan prasarana pasar. Dengan begitu masyarakat merasa aman, dan aktivitas ekonomi bisa berjalan lancar,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wong mengajak para peserta didik Sespimmen Polri untuk memanfaatkan kegiatan KKP sebagai sarana memperdalam pemahaman terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah. Ia berharap berbagai hasil kajian yang diperoleh selama kegiatan dapat melahirkan rekomendasi yang aplikatif dan bermanfaat.

“Kami berharap para peserta Serdik dapat menggali berbagai persoalan di lapangan dan menghasilkan rekomendasi yang konkret serta inovatif demi mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan itu juga dihadiri sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Medan, antara lain unsur Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Sekretariat DPRD Kota Medan, serta Erisda Hutasoit.

Diskusi berlangsung interaktif dengan pembahasan seputar pengawasan pangan, stabilitas harga kebutuhan pokok, hingga penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat.

Melalui kunjungan tersebut, DPRD Kota Medan berharap lahir berbagai gagasan baru yang dapat mendukung terciptanya ekonomi yang lebih inklusif, sekaligus memperkuat sistem pengawasan pangan demi menjaga kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Hara Oloan
Editor : Elvirahmi Tanjung