Hukum

Ratusan Aparat Kepung Rutan I Medan, Razia Gabungan Sasar Kamtib dan Barang Terlarang

×

Ratusan Aparat Kepung Rutan I Medan, Razia Gabungan Sasar Kamtib dan Barang Terlarang

Sebarkan artikel ini

Kakanwil Ditjenpas Sumut Jalu Yusa Panjang memimpin apel sebelum personel TNI, Polri, Brimob, BNN dan petugas rutan menyisir blok hunian serta melakukan tes urine terhadap 500 warga binaan.

Kakanwil Ditjenpas Sumatera Utara Jalu Yusa Panjang memimpin Apel Gelar Pasukan sebelum razia gabungan di Rutan Kelas I Medan, Jumat (18/9/2026), yang melibatkan ratusan aparat lintas instansi. (dahsyatnews.com/ist)

MEDAN, dahsyatnews.com – Pengamanan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan diperkuat melalui razia gabungan yang melibatkan ratusan aparat penegak hukum dari sejumlah instansi, Jumat (18/9/2026).

Operasi tersebut diawali dengan Apel Gelar Pasukan di halaman Rutan Kelas I Medan yang dipimpin Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Sumatera Utara Jalu Yusa Panjang.

Apel itu menjadi tanda dimulainya penggeledahan menyeluruh terhadap blok dan kamar hunian warga binaan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).

Dalam pelaksanaan razia, kekuatan personel berasal dari berbagai unsur. Sebanyak 40 personel Pasukan Gegana Sat Brimob Polda Sumut, 40 prajurit TNI Yon Zipur 1/DD, 30 personel Polrestabes Medan, 20 personel Koramil, 20 personel Polsek, serta jajaran BNN dan petugas Rutan Kelas I Medan turut dikerahkan.

Karutan Kelas I Medan Andi Surya dan Yoslan Doloksaribu juga terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Yoslan bertindak sebagai komandan apel, sedangkan Andi Surya hadir mendampingi pembina apel.

Usai apel, personel gabungan langsung bergerak melakukan penyisiran ke sejumlah area hunian. Penggeledahan diarahkan untuk menemukan benda-benda yang dapat menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban di dalam rutan.

Hasil pemeriksaan menemukan sejumlah barang yang kemudian diamankan petugas. Di antaranya mancis, sendok besi, kabel liar dan charger telepon seluler.

Selain pemeriksaan kamar dan blok hunian, aspek pencegahan penyalahgunaan narkoba juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut.

BNN bersama tim medis melakukan pemeriksaan urine secara acak terhadap 500 warga binaan. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh indikator menunjukkan hasil negatif narkoba.

Pelaksanaan razia tersebut merupakan bagian dari langkah penguatan pengawasan sebagaimana arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, terutama dalam hal deteksi dini, pencegahan penyalahgunaan narkoba serta pemberantasan barang-barang terlarang di lingkungan pemasyarakatan.

Karutan Kelas I Medan Andi Surya menyampaikan apresiasi atas keterlibatan lintas instansi dalam kegiatan tersebut. Ia menilai keterlibatan berbagai unsur menjadi bagian dari upaya bersama menjaga kondisi rutan.

“Apel gelar pasukan dan razia bersama puluhan prajurit TNI Yon Zipur, Pasukan Gegana, Polri, hingga BNN ini merupakan bukti nyata sinergi tanpa batas. Seluruh barang terlarang hasil penggeledahan telah disita untuk ditindaklanjuti. Kami berkomitmen menjaga Rutan I Medan tetap aman, tertib, dan bersih dari narkoba,” tegas Andi Surya.

Razia gabungan tersebut menjadi salah satu langkah preventif dalam menjaga kondisi keamanan Rutan Kelas I Medan. Selain mengamankan sejumlah barang hasil penggeledahan, pemeriksaan urine terhadap ratusan warga binaan juga dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan narkoba.

Dengan keterlibatan TNI, Polri, BNN dan jajaran pemasyarakatan, pengawasan di Rutan Kelas I Medan diarahkan untuk mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib dan kondusif.