Sumatera Utara

Bantuan Lansia Medan Dinilai Belum Menjangkau Banyak Warga, Drs Godfried Effendi Lubis MM Dorong Anggaran Diperbesar

×

Bantuan Lansia Medan Dinilai Belum Menjangkau Banyak Warga, Drs Godfried Effendi Lubis MM Dorong Anggaran Diperbesar

Sebarkan artikel ini

Program bantuan yang saat ini disebut menyasar sekitar 10.000 lansia dengan anggaran Rp24–25 miliar kembali menjadi sorotan. Godfried Effendi Lubis mendorong peningkatan alokasi anggaran sekaligus pembenahan pendataan agar warga yang memenuhi kriteria tidak terlewat.

Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PSI Godfried Effendi Lubis tampil memberikan pemaparan dalam Sosialisasi Perda Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Jalan Air Bersih Ujung, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sabtu (5/9/2026). (langgamnews.com/Foto: Aris).

Medan, dahsyatnews.com – Persoalan ketepatan sasaran bantuan sosial kembali mengemuka dalam agenda Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Kota Medan. Kali ini, perhatian diarahkan pada masih terbatasnya jumlah warga lanjut usia (lansia) yang memperoleh bantuan pemerintah.

Anggota DPRD Kota Medan Drs. Godfried Effendi Lubis, MM menyebut program bantuan lansia saat ini baru menjangkau sekitar 10.000 penerima. Dengan jumlah warga yang membutuhkan dinilai jauh lebih besar, ia menilai diperlukan keberanian pemerintah daerah untuk memperluas cakupan sekaligus memperkuat dukungan anggaran.

Pernyataan tersebut disampaikan Drs. Godfried Effendi Lubis, MM saat bertemu masyarakat dalam kegiatan Sosperda di Jalan Air Bersih Ujung No. 222, Kompleks Gertu, Lingkungan 4, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Sabtu pagi (5/9/2026).

Menurut Drs. Godfried Effendi Lubis, MM, anggaran yang tersedia untuk program tersebut berada pada kisaran Rp24 miliar hingga Rp25 miliar. Ia berpandangan peningkatan anggaran perlu menjadi bagian dari pembahasan ke depan agar lebih banyak lansia yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh perlindungan sosial.

“Ya, permasalahan ini masih berkutat di PKH lah. Terutama PKH lansia itu kita masyarakat ini yang dapat di medan ini kan baru kira-kira 10.000 itu dengan anggaran 24 miliar ke 25.”

Drs. Godfried Effendi Lubis, MM kemudian mengungkapkan adanya kebutuhan anggaran yang lebih besar apabila jumlah penerima hendak diperluas. Ia menyebut angka Rp100 miliar sebagai target perjuangan awal untuk tahun berikutnya, sedangkan kebutuhan untuk menjangkau seluruh lansia yang masuk kriteria diperkirakan jauh lebih tinggi.

“Seperti dibilang tadi masyarakat tadi dia atas lagi sekarang lansia. Jadi kita harapkan tahun depan ini minimal kita tampung dia di 100 miliar kita harapan tahun depan ya kan bisa tertampung minimal setengah karena kita harapkan dengan 100.000 lansia kali dengan rata-rata 10 kali lipat dia harus 250 miliar sebetul ter cover semuanya.”