Sumatera Utara

Bantuan Lansia Medan Dinilai Belum Menjangkau Banyak Warga, Drs Godfried Effendi Lubis MM Dorong Anggaran Diperbesar

×

Bantuan Lansia Medan Dinilai Belum Menjangkau Banyak Warga, Drs Godfried Effendi Lubis MM Dorong Anggaran Diperbesar

Sebarkan artikel ini

Program bantuan yang saat ini disebut menyasar sekitar 10.000 lansia dengan anggaran Rp24–25 miliar kembali menjadi sorotan. Godfried Effendi Lubis mendorong peningkatan alokasi anggaran sekaligus pembenahan pendataan agar warga yang memenuhi kriteria tidak terlewat.

Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PSI Godfried Effendi Lubis tampil memberikan pemaparan dalam Sosialisasi Perda Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Jalan Air Bersih Ujung, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sabtu (5/9/2026). (langgamnews.com/Foto: Aris).

Dugaan Data Terkait Judi Online Ikut Dibahas

Isu lain yang menjadi perhatian dalam dialog adalah adanya penerima PKH yang terindikasi berkaitan dengan transaksi judi online.

Perwakilan pendamping PKH menyampaikan bahwa terdapat data penerima yang terdeteksi dalam sistem terkait aktivitas tersebut. Karena itu, masyarakat diingatkan untuk menjaga keamanan dokumen kependudukan maupun rekening keluarga agar tidak digunakan pihak lain.

Bagi warga yang merasa tidak pernah terlibat aktivitas judi online tetapi namanya terindikasi dalam data, forum tersebut menyampaikan bahwa tersedia mekanisme klarifikasi atau sanggahan. Sementara bagi penerima yang memang terbukti memenuhi kondisi tertentu sesuai ketentuan, penanganannya dilakukan berdasarkan mekanisme yang berlaku.

Persoalan ini menunjukkan bahwa akurasi data bantuan sosial bukan hanya berkaitan dengan siapa yang menerima bantuan, tetapi juga menyangkut proses verifikasi dan pemutakhiran informasi masyarakat.

Warga Keluhkan Banjir dan Lampu Jalan

Agenda Sosperda tersebut tidak hanya membahas program penanggulangan kemiskinan. Warga juga memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari.

Masalah banjir menjadi salah satu keluhan yang disampaikan masyarakat. Warga di sekitar Jalan Air Bersih dan Jalan Pelajar Timur mengungkapkan kondisi genangan ketika hujan turun.

Salah seorang warga bahkan menyebut ketinggian air di kawasan tempat tinggalnya dapat mencapai sekitar satu meter hingga masuk ke dalam rumah. Kondisi saluran drainase kemudian turut menjadi perhatian karena dinilai membutuhkan penanganan.

Persoalan penerangan jalan umum (LPJU) juga disampaikan kepada perwakilan Pemerintah Kota Medan. Menanggapi keluhan tersebut, perwakilan Dinas Perhubungan Kota Medan meminta masyarakat melaporkan titik LPJU yang mengalami gangguan melalui saluran pengaduan.

β€œNah, di mana dari 97.500 titik ini tentunya ada perawatan serta pemeliharaan. Jadi, terkait ada laporan masyarakat untuk LPJU segera laporkan ke kami.”

Laporan yang masuk, menurut pihak Dishub, selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan survei lapangan. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan sumber kerusakan, apakah berasal dari lampu, trafo, maupun komponen pendukung lainnya.