“Pembenahan kawasan Medan Utara tidak bisa ditunda lagi. Mulai dari penanggulangan kemiskinan, kawasan kumuh, penyediaan air bersih, perbaikan rumah tidak layak huni, hingga daerah yang terdampak banjir rob. Ini harus jadi prioritas, karena 35 persen anggaran Dinas SDABMBK dialokasikan untuk hal ini,” jelas Eko.
Fraksi Hanura-PKB menilai pemerataan pembangunan akan memberikan dampak besar, termasuk peningkatan penyerapan tenaga kerja, khususnya dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Soroti Rencana Terminal Baru dan Fly Over
Eko juga mengungkapkan rencana pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan yang akan membangun terminal baru di depan Pasar Induk Laucih, Kecamatan Medan Tuntungan. Terkait hal itu, Fraksi Hanura-PKB mendorong Pemko agar mempercepat pembangunan fly over di Simpang Selayang Jalan Jamin Ginting.
“Jalan itu merupakan pintu masuk utama kendaraan dari arah Berastagi, Tanah Karo. Fly over sangat diperlukan untuk mengurai kemacetan di sana,” tegasnya.
Pendidikan dan Kesehatan Jadi Sorotan
Dalam bidang pendidikan dan kesehatan, fraksi meminta perhatian serius dari Pemko. Mereka mengusulkan optimalisasi pelayanan RSUD Bachtiar Djafar di Medan Utara, pengadaan mobil ambulans gratis di seluruh Puskesmas, serta pemenuhan tenaga medis.












