“Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara insan pers dan lembaga penegak hukum. Forwaka bukan hanya forum progresif, tetapi juga ruang kolaborasi dan penguatan etika jurnalistik yang bertanggung jawab,” kata Dedi dalam pidatonya.
Dedi berharap pengurus baru membawa semangat profesionalisme dan integritas tinggi dalam peliputan, khususnya yang berkaitan dengan kejaksaan. Ia mengakui keterbatasan panitia, namun menegaskan semangat kebersamaan adalah yang terpenting.
Sementara itu, Ketua Forwaka Sumut terpilih, Irfandi, menegaskan komitmennya menjalin kerja sama aktif dengan Kejati Sumut.
“Ini bukan hanya soal pemberitaan, tapi menjaga profesionalisme bersama. Kalau kami salah, tegur kami. Kalau kurang, bantu kami,” ucap Irfandi, membuka ruang evaluasi dari institusi kejaksaan terhadap kinerja wartawan.
Irfandi menambahkan, karena mayoritas anggota Forwaka berasal dari media siber, forum ini juga menjadi wadah berbagi pengetahuan dalam menghadapi dinamika digital saat ini.












