Rico Waas menyampaikan, “Benar bahwa digitalisasi membuat banyak pedagang pasar tradisional tak mampu bertahan. Belum meratanya digitalisasi yang terjadi, tapi kami akan berikan pelatihan kepada pedagang agar lebih ‘melek’ digital sehingga bisa berjualan secara hybrid.” Ia juga menekankan pentingnya economic forecasting atau peramalan ekonomi untuk memprediksi kondisi pasar di masa depan, yang nantinya dapat membantu para pedagang untuk mempersiapkan diri dan bersaing lebih baik di pasar digital.
Selain itu, pasangan ini juga berencana menyediakan pelatihan dan edukasi untuk pedagang pasar tradisional agar dapat memanfaatkan platform marketplace online, sehingga mereka dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk. “Kami ingin para pedagang bisa memasarkan produknya ke marketplace (platform online), sehingga produk-produk mereka bisa lebih dilirik. Inilah yang akan kami lakukan untuk mendorong para pedagang pasar tradisional menjadi lebih maju dan bersaing,” tambah Rico.












