Punlik bertanya-tanya, apakah acara Sosperda benar-benar akan dilaksanakan atau hanya sekadar formalitas belaka.
Panitia akhirnya memberikan klarifikasi bahwa Sosperda akan digelar beriringan dengan acara buka puasa bersama antara Tim Sukses Roma Uli Silalahi dan kelompok ibu-ibu perwiridan yang diperkirakan berjumlah 100 orang. Namun, berbeda dengan sesi pertama yang menghadirkan bingkisan dan amplop berisi uang, pada sesi kedua belum ada kejelasan apakah hal serupa akan dilakukan.
Sulia, seorang warga Marelan yang menghadiri sesi pertama Sosperda, mengaku senang mendapatkan informasi tentang perumahan kumuh, tetapi lebih gembira dengan bingkisan dan amplop yang diterimanya.
“Wah luar biasa, jadi pemimpin itu harus mengayomi masyarakat. Ada kasih amplop juga, lumayan buat Lebaran,” ujar Sulia dengan senyum lebar.
Namun, pertanyaan besar muncul di sesi kedua: apakah bingkisan dan amplop kembali dibagikan, atau justru acara ini hanya menjadi ajang silaturahmi tanpa realisasi sosialisasi?
Menurut informasi panitia, Mirisnya, acara Sosperda sesi kedua ini tidak menghadirkan narasumber dari dinas terkait maupun pemerintah kecamatan, yang seharusnya berperan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.












