Rosmaida Sinaga, peneliti utama dan penulis biografi Prof Dr Midian Sirait, menuturkan bahwa buku yang disusunnya berisi hasil penelitian mendalam terkait kehidupan sang tokoh. Prof Midian Sirait, yang lahir di Lumban Sirait, Porsea, Sumut, pada 12 November 1928, dikenal sebagai tokoh farmasi nasional dan pejuang kemerdekaan. Ia meninggal dunia pada 9 Januari 2011 di Jakarta dan dimakamkan di Porsea.
“Beliau adalah pejuang kemanusiaan di bidang farmasi yang berkontribusi besar dalam pembangunan industri obat-obatan di Indonesia,” jelas Rosmaida.
Selain itu, Prof Midian Sirait juga tercatat sebagai Komandan Tentara Pelajar Batalion Arjuna yang aktif mempertahankan kemerdekaan Indonesia di kawasan Tapanuli.
Prof Ichwan Azhari, Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Negeri Medan, menyebut Prof Dr Midian Sirait sebagai tokoh multitalenta. “Beliau unik, berdedikasi tinggi di bidang farmasi, dan juga berjuang di masa kemerdekaan. Kita berharap ada pahlawan nasional berlatar belakang farmasi,” ujar Ichwan.












