Berita Utama

Demo Mahasiswa di BSI Medan, Dugaan Pembiayaan Bermasalah Kembali Disuarakan

×

Demo Mahasiswa di BSI Medan, Dugaan Pembiayaan Bermasalah Kembali Disuarakan

Sebarkan artikel ini

Koalisi Mahasiswa Soroti Pembiayaan Rp32,4 Miliar dan Pemblokiran Dana Nasabah Rp534 Juta

Koordinator KMMB Sumatera Utara, Sutoyo, melakukan orasi dengan membuka baju di depan Kantor Wilayah BSI Medan sebagai bentuk protes keras atas dugaan pelanggaran prinsip perbankan syariah, Senin, 15 Desember 2025. (dahsyatnews.com / Foto: Istimewa).

Dalam pernyataannya, Sutoyo menegaskan bahwa aksi unjuk rasa tersebut berlandaskan ketentuan peraturan perundang-undangan, di antaranya Pasal 28E ayat (3) UUD 1945, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi.

Setelah sekitar satu jam berorasi, perwakilan massa aksi yang terdiri dari satu orang demonstran dan satu awak media akhirnya ditemui oleh pihak BSI dan diajak masuk ke kantor untuk berdialog. Pertemuan tersebut dilakukan dengan perwakilan legal BSI, Himpun Pulungan.

Himpun Pulungan menjelaskan bahwa terkait pembiayaan PT Asam Jawa, saat ini masih dalam proses pemulihan. “Untuk yang di Asam Jawa, itu sedang proses recovery. Sebelumnya pembayarannya lancar, karena siklus usaha naik turun, dan saat ini dalam proses pemulihan,” ungkapnya.

Sementara terkait dugaan hilangnya dana nasabah di BSI KCP Aksara, Himpun menegaskan bahwa dana tersebut tidak hilang. “Uangnya tidak hilang, masih ada di rekening. Namun untuk detailnya itu privasi nasabah, sehingga kami tidak bisa menjelaskan secara rinci,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *