Selain itu, Fraksi Partai Gerindra kembali mengingatkan bahwa APBD memiliki makna lebih luas daripada sekadar dokumen keuangan pemerintah daerah. Anggaran tersebut dipandang sebagai bentuk komitmen pemerintah kepada masyarakat yang harus diwujudkan melalui program-program yang memberikan manfaat nyata.
“Namun bagi Fraksi Partai Gerindra, angka yang besar tidak otomatis mencerminkan keberhasilan. APBD bukan sekadar dokumen keuangan, tetapi merupakan kontrak politik antara pemerintah dengan rakyat. Keberhasilan APBD baru dapat diukur apabila masyarakat benar-benar merasakan perubahan dalam kehidupan sehari-hari.”
Fraksi tersebut juga menegaskan bahwa seluruh anggaran yang berasal dari masyarakat harus dipergunakan secara bertanggung jawab dan menghasilkan output yang jelas.
“Fraksi Partai Gerindra menegaskan bahwa setiap rupiah uang rakyat wajib dipertanggungjawabkan dengan hasil kerja yang nyata. Tidak boleh ada anggaran yang hanya habis terserap tanpa menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.”












