Berita Utama

Hanyut di Sungai Belawan, Petani Jagung Sunggal Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian Tiga Hari

×

Hanyut di Sungai Belawan, Petani Jagung Sunggal Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian Tiga Hari

Sebarkan artikel ini

Tim SAR Pos Medan Bersama TNI, Polri, dan Warga Menyisir Sungai Hingga 11 Kilometer dari Titik Awal Hanyut

Personel Basarnas dan warga melakukan proses evakuasi tubuh korban dari Sungai Belawan, Jalan Tani Asli, Dusun II Timur, Desa Tanjung Gusta, setelah dipastikan telah meninggal dunia, Rabu (18/2/2026). (dahsyatnews.com/Foto: is.)

Menindaklanjuti laporan tersebut, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Pos SAR Medan menurunkan tim gabungan bersama unsur TNI, Polri, dan masyarakat setempat. Pencarian menggunakan perahu LCR, rope rescue, serta peralatan keselamatan dan dilakukan melalui penyisiran permukaan, pengamatan dari darat, hingga sonar bawah air.

“Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran permukaan, pencarian visual dari darat, dan alat pendeteksi sonar di bawah air,” kata Hery.

Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi dan diserahkan ke keluarga. Hery menekankan pentingnya sinergi semua pihak dalam operasi SAR untuk penanganan darurat perairan.

“Operasi SAR gabungan ini merupakan wujud kerja sama semua pihak untuk memberikan layanan profesional, modern dan teruji saat menghadapi insiden darurat di wilayah perairan. Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” ucapnya.

Hery juga mengingatkan warga untuk selalu berhati-hati di sekitar aliran sungai, terutama saat musim hujan yang membuat debit air meningkat secara signifikan.