Dari sisi administrasi kependudukan, perwakilan Dinas Dukcapil menjelaskan bahwa sentralisasi pencetakan KTP di tiga lokasi dilakukan untuk mempercepat layanan satu hari selesai. Meski demikian, masukan agar layanan kembali didekatkan ke kecamatan dan kelurahan akan disampaikan ke pimpinan sebagai bahan evaluasi.
Usai acara, Godfried Effendi Lubis kembali menekankan pentingnya pemerataan layanan dasar bagi warga. Ia menyebut jumlah penduduk Kota Medan yang hampir mencapai tiga juta jiwa membutuhkan sistem pelayanan yang lebih dekat dan efisien, terutama bagi warga lanjut usia dan berpenghasilan rendah.
Kegiatan Sosperda ini ditutup dengan komitmen tindak lanjut lapangan oleh OPD terkait, termasuk pengecekan lokasi air bersih, lampu jalan, jalan lingkungan, serta normalisasi drainase. Warga berharap dialog terbuka tersebut tidak berhenti pada janji, melainkan diikuti realisasi nyata di lingkungan mereka.












