Warga Apresiasi Program UHC Kota Medan
Dalam sesi dialog, seorang warga turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program UHC di Kota Medan.
Ia menceritakan pengalamannya membantu warga korban luka bakar yang sempat ditolak rumah sakit karena persoalan biaya. Namun setelah dibantu salah seorang petugas bernama Rosmidawati Lubis, korban akhirnya mendapatkan penanganan medis tanpa biaya.
Warga tersebut mengaku telah beberapa kali membantu masyarakat kurang mampu memperoleh layanan kesehatan gratis melalui program UHC.
“Kalau memang ada pendampingan, UHC benar-benar bisa membantu masyarakat tanpa biaya,” katanya.
Godfried Sebut Penanggulangan Kemiskinan Sangat Kompleks
Usai acara, Godfried Effendi Lubis menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan merupakan persoalan yang sangat kompleks karena berkaitan dengan banyak sektor.
Ia berharap kuota PKH Medan Makmur untuk lansia dan disabilitas dapat ditingkatkan, termasuk penambahan anggaran dari Rp24 miliar menjadi Rp50 miliar.
Selain itu, ia juga menyoroti kesejahteraan guru swasta yang menurutnya masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.












