Medan, dahsyatnews.com — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Masyarakat Bersatu (KMMB) Sumatera Utara kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wilayah Bank Syariah Indonesia (BSI) di Jalan Kejaksaan, Kota Medan, pada Senin, 15 Desember 2025. Aksi ini merupakan lanjutan dari demonstrasi sebelumnya yang menyoroti dugaan penyalahgunaan wewenang dan praktik korupsi dalam pengelolaan pembiayaan perbankan syariah.
Dalam aksinya, massa membentangkan spanduk bertuliskan tuntutan pemeriksaan terhadap pejabat berinisial WS terkait dugaan pembiayaan bermasalah kepada Koperasi PT Asam Jawa periode 2016–2018 senilai Rp32,4 miliar, serta desakan pengusutan dugaan hilangnya dana nasabah sebesar Rp534 juta di BSI KCP Aksara.
Koordinator KMMB Sumatera Utara, Sutoyo, S.H., dalam orasinya menyampaikan bahwa aksi tersebut dilatarbelakangi persoalan lama yang menurutnya belum tuntas sejak BSI masih bernama Bank Syariah Mandiri. Ia menilai pengelolaan dana publik yang dikelola dengan mengatasnamakan prinsip syariah dan amanah justru diduga dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok tertentu sehingga merugikan masyarakat, khususnya di Sumatera Utara.












