Warga menyarankan Kepling 11 dan anaknya pulang agar situasi mereda. Namun, Jhonson disebut kembali mendatangi rumah mereka sambil membawa kelewang.
Jhonson lalu menyerang anak Kepling 11 hingga terjatuh, namun justru ia sendiri jatuh saat anak Kepling 11 membela diri. “Pelaku jatuh sendiri, kepalanya terbentur batu,” kata saksi Saidi Matondang.
Saidi menyebut melihat langsung pelaku membawa kelewang, mondar-mandir, lalu mengejar korban sebelum akhirnya tersungkur karena ulahnya sendiri.
Sementara itu, Lurah Medan Tenggara, Nurdamayanti Siregar SE, MAP, mengonfirmasi bahwa pihak kelurahan telah menerima banyak aduan warga.
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya sudah ada kesepakatan operasional lapo hingga pukul 22.00 WIB di hari biasa, dan 23.00 WIB di malam Minggu.
Namun keluhan terus berdatangan karena lapo masih beroperasi hingga tengah malam, bahkan dengan musik keras.
“Sudah beberapa kali kami tegur, namun tetap dilanggar. Kasus penyerangan pun kini kami serahkan sepenuhnya ke kepolisian,” ujar Nurdamayanti.












