“Masyarakat tidak menilai keberhasilan pemerintah dari besarnya anggaran yang dihabiskan, tetapi dari hasil pembangunan yang mereka rasakan. Jalan yang baik, drainase yang berfungsi, banjir yang berkurang, pelayanan kesehatan yang cepat, pendidikan yang berkualitas, birokrasi yang mudah, serta lingkungan yang bersih adalah ukuran keberhasilan yang sesungguhnya,” ujar Fauzi saat membacakan pendapat Fraksi Partai Gerindra.
Meski demikian, Fraksi Gerindra tetap memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Medan atas keberhasilannya kembali meraih opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia untuk keenam kalinya secara berturut-turut. Namun, penghargaan tersebut dinilai harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, bukan sekadar pencapaian administratif.
Dalam pandangan fraksinya, APBD seharusnya mampu menjadi instrumen yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempercepat pembangunan daerah, mengurangi kesenjangan sosial, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik.












