“Ibu-ibu bisa kursus salon, bikin sanggul, rias wajah, atau menjahit, semuanya gratis. Dapat piagam, bahkan bisa jadi bekal membuka usaha mandiri,” tambahnya.
Program penanggulangan kemiskinan juga mencakup bantuan pangan seperti raskin, dan bantuan sosial lainnya yang terus diperbarui datanya. Menurutnya, saat ini sedang dilakukan verifikasi ulang karena banyak data lama yang tidak lagi akurat dan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.
Suasana kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) semakin semarak saat memasuki sesi tanya jawab antara peserta dengan narasumber dan Anggota DPRD Medan, Drs. Godfried Effendi Lubis, MM.
Salah satu peserta, Melvi Br Saragih, warga Jalan Bajak V Sejahtera, menyampaikan dua pertanyaan penting. Pertama, ia menanyakan prosedur layanan UHC (Universal Health Coverage) terkait BPJS Kesehatan. “Apakah warga yang memiliki tunggakan iuran BPJS, namun dalam kondisi tidak sakit, masih bisa dibuatkan UHC dan dilayani di Puskesmas?” ujarnya.
Pertanyaan kedua Melvi terkait dengan penerimaan siswa baru. Ia menanyakan kebenaran informasi bahwa calon siswa jalur prestasi akan diuji kembali meskipun sudah lolos seleksi awal. “Apakah benar setelah lolos jalur prestasi, masih ada tes ulang untuk menentukan penerimaan?” katanya.













wonderful points altogether, you just gained a brand new reader. What would you recommend in regards to your post that you made some days ago? Any positive?
I truly appreciate this post. I have been looking everywhere for this! Thank goodness I found it on Bing. You have made my day! Thank you again
Hi there! I’m at work browsing your blog from my new iphone 4! Just wanted to say I love reading your blog and look forward to all your posts! Carry on the fantastic work!