Ia menegaskan seluruh dokumen sudah lengkap. “Dua rumah sakit sudah memberikan keterangannya dengan diagnosa yang sama. Tidak ada kekurangan,” ujar Budi.
Menurutnya, tudingan adanya “mafia” dalam proses klaim justru tidak logis, karena klaim baru diajukan pada bulan ke-20. Dalam aturan asuransi terdapat masa pengecualian 12 bulan. “Kalau mafia bermain, itu pasti klaimnya di bulan 13. Ini tidak. Klaim kami bulan 20,” katanya.
Dugaan Pelecehan: Versi Kuasa Hukum
Budi juga mengungkap dugaan serius mengenai perlakuan tidak pantas oleh seorang oknum Allianz terhadap kliennya. Menurut Budi, oknum tersebut memotret bagian sensitif klien dengan dalih pembuktian kondisi medis.
“Padahal rumah sakit sudah jelas menyatakan klien saya mengidap kanker payudara. Mengapa perlu dipoto bagian itu? Itu pelanggaran dan menurut saya masuk pelecehan seksual,” kata Budi.
Ia menegaskan pemeriksaan medis seharusnya dilakukan dokter, dengan persetujuan pasien. Budi menyebut tidak pernah ada dokter dari Allianz yang datang memeriksa kliennya.












