Berita Utama

Menangis di Tengah Proses Hukum, Sherly Minta Keadilan atas Kasus KDRT dan Sebut Dirinya Justru Korban

×

Menangis di Tengah Proses Hukum, Sherly Minta Keadilan atas Kasus KDRT dan Sebut Dirinya Justru Korban

Sebarkan artikel ini

Perkara Dugaan KDRT di Medan Berlanjut ke Kejaksaan, Ibu Tiga Anak Tertekan Secara Psikis

Kolase foto saat Sherly memberikan keterangan usai memenuhi proses hukum di Medan, Rabu sore (21/01/2026), didampingi penasihat hukumnya, Jonson Sibarani, S.H., M.H., dan Togar Lubis, S.H., M.H. (Dahsyatnews.com/Aris)

Medan, dahsyatnnews.com – Dengan mata berkaca-kaca, Sherly, seorang ibu tiga anak, harus menerima kenyataan bahwa laporan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilayangkan suaminya kini berlanjut ke tahap dua di Kejaksaan Negeri Deli Serdang. Di tengah tekanan hukum tersebut, Sherly mengaku merasa tidak diperlakukan adil dalam proses yang dijalaninya.

Kasus ini menyita perhatian karena Sherly mengaku justru merupakan korban kekerasan dalam rumah tangga selama tahunan, baik secara psikis maupun fisik. Ia mempertanyakan logika tuduhan yang dialamatkan kepadanya, mengingat perbedaan postur tubuh antara dirinya dan sang suami, serta ketiadaan bukti yang menunjukkan adanya tindakan penganiayaan sebagaimana dituduhkan.

Sherly mengungkapkan hal tersebut usai memenuhi proses hukum di Medan, Rabu sore, 21/01/2026, dengan kondisi emosional. Ia datang memenuhi panggilan pertama penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan dengan membopong dua anaknya yang masih kecil, didampingi penasihat hukumnya, Jonson Sibarani, S.H., M.H., dan Togar Lubis, S.H., M.H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *