Berita Utama

Di Hadapan Majelis Hakim, Sherly Mengaku Dicekik Dua Kali Saat Berusaha Tinggalkan Rumah Bersama Anak-anak

×

Di Hadapan Majelis Hakim, Sherly Mengaku Dicekik Dua Kali Saat Berusaha Tinggalkan Rumah Bersama Anak-anak

Sebarkan artikel ini

Pengakuan Sherly dalam sidang di PN Lubuk Pakam mengenai dugaan pencekikan saat menggendong anak disebut sejalan dengan sejumlah keterangan saksi yang telah diperiksa sebelumnya.

Suasana persidangan perkara dugaan penganiayaan dengan terdakwa Sherly di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Kelas IA. Dalam persidangan tersebut, Sherly menyampaikan keterangan di hadapan majelis hakim dan mengaku mengalami tindakan kekerasan saat berupaya membawa anak-anaknya keluar dari rumah. Kamis (18/6/2026). (dahsyatnews.com/ist)

Ia menyebut pertengkaran itu berujung pada tindakan perusakan telepon genggam miliknya.

Menurut Sherly, kondisi tersebut membuat dirinya merasa ketakutan hingga akhirnya menghubungi keluarganya untuk meminta bantuan.

Keesokan harinya, kakaknya datang ke rumah setelah menerima pesan darinya.

“Saya minta tolong dijemput karena saya sudah sangat takut,” ujar Sherly di hadapan majelis hakim.

Anak-anak Berada di Dalam Rumah

Sherly menuturkan, saat kakaknya datang, dirinya berencana meninggalkan rumah bersama anak-anaknya.

Ia kemudian naik ke lantai atas untuk menemui dua anaknya yang masih berada di kamar.

Menurut keterangannya, salah satu anak digendong olehnya, sementara anak lainnya hendak dibawa turun dengan bantuan kakaknya.

Namun situasi berubah ketika mereka hendak meninggalkan rumah.

Sherly mengaku sempat terjadi dorong-dorongan di area tangga yang menyebabkan anaknya terjatuh dalam posisi terduduk.

“Anak saya langsung menangis,” kata Sherly dalam persidangan.

Ia menyebut seluruh peristiwa tersebut terjadi di hadapan anggota keluarga yang berada di lokasi.

Mengaku Hampir Terjatuh Saat Menggendong Anak

Dalam kesaksiannya, Sherly menjelaskan bahwa dirinya hampir kehilangan keseimbangan saat menggendong anak di tangga rumah.