“Kami bayar pajak. Masa jalan untuk kami sendiri dikerjakan asal-asalan? Kami stop! Kami tidak mau uang negara dihamburkan untuk proyek abal-abal,” lanjut Dison dengan nada geram.
Ia kembali menegaskan harapan masyarakat agar pembangunan dilaksanakan sesuai standar konstruksi.
“Kami tidak menolak pembangunan. Tapi kalau pakai uang negara, kerjakan yang benar. Yang bertanggung jawab. Jangan permalukan kami,” pungkasnya.
Informasi yang diperoleh menyebutkan para pekerja dari CV Melva Jaya Kontraktor telah meninggalkan lokasi setelah aktivitas proyek dihentikan oleh warga. Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil keputusan agar proyek dapat dilanjutkan secara transparan dan memenuhi ketentuan teknis.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Deli Serdang, Janso Sipahutar, S.T., M.T., saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Selasa (4/8/2026), menyampaikan bahwa dirinya telah meminta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi proyek.
“Trmksh infonya ya..saya udah suruh check PPK nya ke lapangan..tks,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Deli Serdang, Janso Sipahutar, S.T., M.T.












