“Kami akhirnya mundur karena tidak paham prosedur rumit,” ujarnya.
Mahadi juga menceritakan adanya hubungan emosional dengan seseorang bernama Sam, yang pernah memanggilnya “ayah” dan istrinya “nyak”. Ia bahkan pernah mengantar Sam ke Bank Indonesia untuk bertemu Herlina, karena Sam mengaku tidak berani datang sendiri.
Menurutnya, setelah memahami persoalan lebih jauh, ia menduga ada hubungan tertentu antara Sam dan Herlina dalam rangkaian peristiwa tersebut.












