Medan, dahsyatnews.com – Harapan itu awalnya begitu besar. Di bawah sorotan lampu saat peresmian, program Minyak Makan Merah (MMR) yang diluncurkan Presiden Joko Widodo pada 14 Maret 2024 digadang-gadang sebagai simbol baru kemandirian pangan dan inovasi hilirisasi sawit nasional. Namun kini, lebih dari setahun berselang, harapan tersebut justru berubah menjadi keresahan.
Program strategis nasional Minyak Makan Merah (MMR) kini menjadi sorotan publik. Koalisi Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu Sumatera Utara (KMMB Sumut) mengecam keras kegagalan proyek senilai lebih dari Rp17 miliar di Kabupaten Deli Serdang, yang dinilai sarat dengan ketidakefisienan hingga dugaan penyimpangan anggaran.
“Kami melihat ketidakefektifan yang nyata, kegagalan fungsi, bahkan potensi penyalahgunaan anggaran yang merugikan masyarakat,” tegas Sutoyo, SH, Koordinator Aksi KMMB Sumut saat menyampaikan orasi, Senin (28/7/2025).
Dalam orasinya, Sutoyo menyatakan:
“Kami selaku Koalisi Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu menyatakan dengan tegas!! Kami bukan pengkhianat bangsa!! Kami bukan merupakan musuh bersama!!”












