Karena Nita meminta Deni menandatangani surat pernyataan kalau Nita bukan lagi istrinya.
“Keesokan mau saya kasih dan buat surat pernyataannya balikin uang dengan catatan bukan istri dan dia gak akan ganggu lagi. Gak mau dia.”
Usai itu Deni masih terus mengganggu korban, hingga akhirnya pada 15 Juli 2023, korban menghubungi istri sah Deni dan bertemu.
Disini korban diminta istri sah Deni menandatangani surat cerai disaksikan anak pertama dan keduanya.
Meski demikian, Deni masih terus mengganggu korban. Deni berulang kali memaksa korban berhubungan meski sudah pisah.
Tiba-tiba Deni datang lagi ke rumah Nita dan ngaku sudah cerai dengan istri sahnya.
Kemudian Nita dibawa ke rumah dinas Deni ke Batu Bara alasan mengambil surat cerai.
Rupanya di sana Deni membuat surat yang ditandatanganinya sendiri, bukan akta cerai dari pengadilan agama.
Sampai akhirnya ia kembali kena bujuk rayunya dan mau diajak nikah siri lagi di daerah Kota Medan pada 12 Agustus 2023.
“Saya dibawa ke kantor dia di Inalum dan dibuat dia sudah cerai sama istrinya. Saya dibawa dibawa ke Jalan Tangguk Bongkar, abangnya. Disini nikah lagi.”












