Berita UtamaHukum

Tak Ada Respons dari PT Inalum Terkait Dugaan Kasus Achmad Deni

×

Tak Ada Respons dari PT Inalum Terkait Dugaan Kasus Achmad Deni

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi penganiayaan. (ist)

Bahkan, kata Kuna, meminta Polisi segera menangkap Deni karena keamanan korban terancam.

Terduga pelaku juga disebut meneror sekolah tempat korban mengajar.

Usai dugaan penculikan, korban tidak bisa mengajar karena ketakutan.

“Jadi kita minta supaya Kapolda Sumut menangkap terduga pelaku karena keselamatan terancam. Kita minta Polisi bergerak cepat,”kata Kuna.

Selain melapor ke Polisi, korban juga melapor ke lembaga perlindungan saksi dan korban (LPSK) Sumut.

“Selain melapor ke polisi kita juga melapor ke LPSK, karena keselamatan jiwanya terancam. Teror yang dilakukan setiap hari yang pegawai Inalum.”

Saat dikonfirmasi melalui telepon, Achamd Deni membantah menculik dan menyiksa Tria Junita

“Semuanya tidak benar. Tidak ada penculikan, tidak ada penganiayaan,”kata Deni.

Ditanya mengenai pernikahannya dengan Tria, Deni ngaku menikah secara sah dengan Nita pada tahun 2011 lalu.

Bahkan, katanya, ada persetujuan maupun surat pernyataan dari istri pertama.

“Karena dia kan istri sah saya, ada buku nikah saya dan saya disetujui sama istri pertama saya. Ada surat persetujuan dari istri saya. Jadi dalam KUHAP, tidak ada penculikan istri.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *