Bulan Mei, Deni datang lagi ke rumah Nita dan mencuri surat kesepakatan cerai beserta buku nikah.
Juni 2024, Deni datang ke rumah dan menganiaya korban.
Meski dianiaya, Deni disebut tetap menyetubuhi korban.
“Disitu saya dibekap tangan ke mulut saya. Dan saya gigit. Setelah digigit dia paksa saya berhubungan. Dia puas dan ditinggalkan begitu saja.”
Sampai akhirnya pada Agustus 2024, Nita mulai berani melawan dan memakai jasa pengacara.
Rupanya Deni makin geram dan menganiaya, hingga menculiknya.












